Perhutani Kph Semarang Laksanakan Komunikasi Sosial Pencegahan Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Desa Wir
SEMARANG, SOROTNUSWANTORO.COM PERHUTANI (11/07/2026) - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sebagai upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Wiru, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Sabtu (11/7).
Komunikasi sosial dilaksanakan oleh Mandor Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Nyemoh BKPH Tempuran, Sigit, sebagai upaya memperkuat koordinasi antara Perhutani, Pemerintah Desa Wiru, aparat kewilayahan, dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dusun Jrebeng Desa Wiru Muhammad Syaifudin Zuhri, Lurah Desa Wiru Khafid, Babinsa Desa Wiru Supriyanto, serta unsur masyarakat setempat. Pertemuan dimanfaatkan sebagai sarana koordinasi dan penyampaian edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Melalui komunikasi sosial tersebut, Perhutani mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran.
Ditempat berbeda, Wakil Administratur KPH Semarang. Andi Henu, menyampaikan bahwa komunikasi sosial merupakan langkah preventif yang terus dilakukan Perhutani untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran.
"Pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dilakukan oleh Perhutani sendiri. Melalui komunikasi sosial ini kami mengajak Pemerintah Desa Wiru, Babinsa, perangkat dusun, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga kawasan hutan agar tetap aman dari ancaman kebakaran," ujar Andi.
Sementara itu, Lurah Desa Wiru, Khafid, mengapresiasi upaya Perhutani yang terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
"Kami siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga kawasan hutan. Sinergi yang baik antara pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga hutan serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi kebakaran," ungkap Khafid.
Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, Perhutani KPH Semarang berharap kesadaran masyarakat Desa Wiru terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan semakin meningkat sehingga tercipta sinergi yang kuat antara Perhutani, pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan. ( Windi )