Revitalisasi Smkn 1 Warunggunung Dimulai, Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Dan Kompetensi Siswa

Revitalisasi Smkn 1 Warunggunung Dimulai, Tingkatkan Kualitas Pembelaj
28-Jul-2026 | sorotnuswantoro LEBAK,Banten

LEBAK – SMKN 1 Warunggunung, Kabupaten Lebak, mulai melaksanakan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan vokasi.

Program revitalisasi tersebut merupakan bantuan dari Direktorat SMK, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dan Pendidikan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan nilai anggaran sebesar Rp1.694.527.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi rehabilitasi satu ruang laboratorium, rehabilitasi satu ruang kelas, renovasi tiga ruang kelas, serta penataan lingkungan dan utilitas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMKN 1 Warunggunung dengan target penyelesaian selama 98 hari kalender.

Kepala SMKN 1 Warunggunung, Wahyudi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya melalui program revitalisasi tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang telah memberikan bantuan revitalisasi kepada SMKN 1 Warunggunung. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Kami akan mengawal pelaksanaan pembangunan agar sesuai dengan spesifikasi teknis, tepat waktu, dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi peserta didik serta seluruh warga sekolah," ujar Wahyudi.

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas yang lebih baik akan memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran, meningkatkan semangat belajar siswa, sekaligus mendukung pengembangan kompetensi lulusan agar semakin siap menghadapi dunia kerja maupun dunia industri.

"Semoga dengan revitalisasi ini, SMKN 1 Warunggunung semakin mampu mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri," tambahnya.

Program revitalisasi ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, sehingga mampu menunjang terciptanya proses belajar mengajar yang efektif, berkualitas, serta mendukung lahirnya lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

(Red)

Tags