Bukan Sekadar Kenang Pahlawan, Pesan Anggota Mpr Ri Dr. Raja Faisal Bikin Warga Semarang Tersentuh
SEMARANG — Bukan sekadar mengenang jasa para pahlawan, masyarakat diajak mengisi kemerdekaan dengan karya dan kontribusi nyata bagi lingkungan serta kemajuan bangsa. Pesan tersebut disampaikan Anggota MPR RI, dr. Raja Faisal Manganju Sitorus, saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Graha Yodesia, Kabupaten Semarang, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebangsaan. Ratusan masyarakat dari berbagai latar belakang, mulai dari kader, tokoh masyarakat hingga karyawan swasta, hadir mengikuti kegiatan yang mengangkat tema “Menumbuhkan Semangat Mengisi Kemerdekaan: Tidak Hanya Mengenang Jasa Para Pahlawan, Namun Mampu Berkontribusi Demi Kemajuan Bangsa.”
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, dr. Raja Faisal mengingatkan bahwa merawat Indonesia tidak harus dilakukan melalui aksi besar. Menurutnya, pengamalan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dapat dimulai dari hal sederhana di lingkungan sekitar.
Mulai dari saling menghargai, bekerja dengan jujur hingga menjaga keharmonisan di tengah perbedaan dinilai menjadi bagian penting dalam mengisi kemerdekaan.
"Menaruh rasa hormat pada jasa para pahlawan adalah bentuk budi pekerti kita. Namun, cara terbaik untuk berterima kasih kepada mereka adalah dengan tidak membiarkan perjuangan itu berhenti. Hari ini, pahlawan adalah Anda semua yang terus berkarya, bekerja keras, dan membawa kebaikan untuk keluarga serta lingkungan," tutur dr. Raja Faisal.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarelemen masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Kader, tokoh masyarakat dan pekerja swasta dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kondusivitas sekaligus mendorong kemajuan ekonomi daerah.
"Semangat kebangsaan tidak boleh berhenti hanya sebagai wacana di ruang pertemuan. Sinergi antara kader, tokoh masyarakat, dan rekan-rekan pekerja swasta adalah fondasi utama untuk menjaga kondusivitas sosial sekaligus menggerakkan roda kemajuan ekonomi daerah kita," tambahnya.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam satu forum tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan warga Semarang. Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tidak hanya menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mendorong masyarakat mengambil peran nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Di akhir kegiatan, para peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang pemahaman mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, tetapi juga semangat untuk menjadi bagian dari solusi serta ikut mendorong kemajuan Indonesia dari lingkungan masing-masing. ( )