Kpud Bandung Barat Gelar Verifikasi Dan Road Show, Psi Tegaskan Kesiapan Menghadapi Pemilu 2029
Bandung Barat, Selasa 26 Mei 2026 – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bandung Barat menggelar kegiatan verifikasi administrasi, sosialisasi, serta konsolidasi politik bersama jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat DPD PSI Bandung Barat yang beralamat di Jalan Raya Purwakarta, Kecamatan Cikalongwetan. Turut hadir dalam pertemuan strategis tersebut perwakilan dari Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat, guna memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai aturan perundang-undangan.
Acara diawali dengan pemaparan dan pengenalan struktur organisasi serta seluruh jajaran pengurus DPD PSI Bandung Barat beserta staf pendukungnya, yang disampaikan langsung oleh Ketua DPD PSI Bandung Barat, H. Sundaya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan paparan teknis mengenai regulasi serta tahapan persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2029 yang disampaikan oleh Ketua KPUD Bandung Barat, Rifqi Achmad Sulaeman, S.H., M.H. Rangkaian acara ditutup dengan sambutan dan arahan dari perwakilan Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat.
Dalam keterangannya di hadapan para awak media yang hadir, Ketua DPD PSI Bandung Barat, H. Sundaya, menegaskan bahwa pihaknya telah bergerak jauh lebih awal dalam mempersiapkan segala kebutuhan menuju pesta demokrasi 2029, bahkan sebelum arahan resmi dari KPU diberikan. Ia menjelaskan bahwa sesuai aturan main yang berlaku, KPUD telah memberikan arahan bahwa persiapan tahapan Pemilu 2029 harus dimulai 20 bulan sebelum hari pelaksanaan pemungutan suara, yang artinya persiapan teknis akan berjalan aktif mulai tahun 2027 mendatang.
"Secara aturan, penyelenggara pemilu sudah memberikan arahan bahwa persiapan tahapan Pemilu 2029 dimulai 20 bulan sebelumnya, yakni di tahun 2027. Namun, alhamdulillah, instruksi dari DPP PSI sudah kami jalankan jauh sebelumnya. Karena menyadari bahwa pada Pemilu sebelumnya PSI belum lolos ambang batas parlemen secara nasional, maka kami memiliki dua agenda utama: pertama, bagaimana memastikan PSI lolos dan terdaftar sah sebagai peserta Pemilu 2029, dan untuk itu kami wajib mengikuti seluruh tahapan verifikasi administrasi sesuai peraturan KPU yang akan dimulai tahun 2027 nanti," ungkap Sundaya.
Ia menambahkan, langkah nyata yang dilakukan saat ini adalah pembenahan struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah. Hingga hari ini, seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSI di tingkat Kecamatan se-Kabupaten Bandung Barat sudah terbentuk 100%. Sementara untuk struktur di tingkat Desa, saat ini sudah tercapai angka 125 desa, dan ditargetkan dalam satu minggu ke depan akan tuntas 100% mencakup seluruh 165 desa yang ada di wilayah Bandung Barat.
"Keputusan pusat tegas, setiap kabupaten dan kota wajib menuntaskan persiapan hingga ke tingkat ranting atau desa dengan capaian 100%. Di Bandung Barat, minggu depan Insya Allah sudah beres sepenuhnya. Yang membentuk struktur ini pun adalah para Ketua DPC di masing-masing kecamatan, sehingga keterlibatannya sangat kuat. Ini menjadi kebanggaan kami, seluruh struktur berjalan cukup efektif dan sesuai target," tambahnya.
Mengacu pada hasil Pemilu 2024 lalu di mana PSI belum menduduki satu pun kursi di DPRD Bandung Barat, Sundaya menyatakan optimisme tinggi untuk memperbaiki catatan tersebut pada tahun 2029 mendatang. Berbagai tokoh politik dari berbagai daerah dan daerah pemilihan (Dapil) di Bandung Barat dikabarkan telah bergabung dan memperkuat barisan PSI. Hal ini dinilai menjadi modal besar untuk mengusung kader-kader terbaik dan berkualitas.
"Target kami tegas: pada 2029 nanti PSI harus masuk dan mendapatkan kursi di DPRD Bandung Barat, bahkan kami menargetkan bisa masuk ke unsur pimpinan dewan. Banyak tokoh politik yang bergabung, ini menjadi motivasi luar biasa bagi kami. Masyarakat pun kami yakini akan melihat wajah baru dan keterwakilan PSI di legislatif nanti," ujarnya penuh percaya diri.

Terkait pembagian daerah pemilihan, Sundaya memprediksi kemungkinan adanya penyesuaian batas wilayah maupun jumlah kuota kursi. Baik jika nanti tetap ada 5 Dapil maupun bertambah menjadi 7 Dapil dengan porsi kursi yang berkurang di setiap wilayah, PSI tetap optimis menempatkan kader terbaiknya.
Menurut Sundaya, strategi politik utama PSI terletak pada kekuatan struktur hingga ke akar rumput. "Rumus politik kami sederhana: suara itu ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Maka struktur kami disusun berlapis, mulai dari DPD, DPC, hingga nanti kami akan bentuk koordinator di tingkat RW yang langsung berhubungan dengan TPS. Di internal partai pun pembagian tugas sudah jelas, ada bidang keanggotaan, bidang pemilu, hingga tim khusus penanganan saksi yang akan bergerak di lapangan nanti," jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmen PSI terhadap keterwakilan perempuan sebesar 30% sesuai amanat undang-undang dan peraturan organisasi. Hal ini menjadi syarat mutlak dalam pencalonan di setiap daerah pemilihan. "Baik dari pusat sampai daerah, aturannya jelas, keterwakilan perempuan harus 30%. Kami pastikan di setiap Dapil nanti, komposisi calegnya lengkap dan memenuhi syarat gender tersebut," tegasnya.
Di bagian akhir pernyataannya, Sundaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para awak media yang turut hadir dan meliput kegiatan tersebut. Ia menyebut media massa sebagai salah satu ujung tombak kemenangan partai ke depannya.
"Terima kasih kepada rekan-rekan media. Bagi kami, meski mungkin usia kami bukan lagi golongan milenial, namun semangat dan cara pandang kami tetap relevan. Kami sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan media, karena kami menjadikan media sebagai corong utama penyampaian visi dan misi kami ke masyarakat luas. Seperti yang kami lakukan dari dulu, transparan dan terbuka, demi mewujudkan kemenangan PSI di Bandung Barat pada Pemilu 2029 nanti," pungkas H. Sundaya.