Perkuat Soliditas Organisasi, Pan Bandung Barat Gelar Muscab Vi Menuju Pemilu 2029
Bandung Barat, 24 Juni 2026 – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan memperkuat konsolidasi seluruh jajaran kader guna membangun fondasi organisasi yang kokoh. Langkah ini menjadi persiapan strategis untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 sekaligus mewujudkan visi menjadikan PAN sebagai salah satu kekuatan politik utama di daerah ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Jeje saat membuka secara resmi Musyawarah Cabang (Muscab) VI PAN se-Kabupaten Bandung Barat, yang berlangsung di Kantor DPD PAN Kabupaten Bandung Barat, Kecamatan Padalarang, pada Rabu (24/6/2026).
Dalam sambutannya, Jeje menyampaikan bahwa amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin PAN Bandung Barat sejak Desember 2025 merupakan tanggung jawab besar yang tidak dapat diemban secara sendiri, melainkan harus dijalankan secara bersama-sama dengan seluruh elemen kader.
“Setelah saya diberikan amanah sebagai Ketua DPD oleh Ketua Umum PAN, tanggung jawab yang diemban sangat besar, yaitu membawa PAN semakin maju, semakin kuat, dan semakin diperhitungkan di Kabupaten Bandung Barat menuju Pemilu 2029,” ujarnya.
Ia menyadari bahwa perjalanan menuju pencapaian target tersebut tidak akan berjalan mudah. Berbagai tantangan dan dinamika politik dipastikan akan menjadi ujian bagi ketahanan organisasi. Meski demikian, Jeje tetap optimis dan meyakini bahwa seluruh kader memiliki tekad yang sama untuk memajukan partai.
“Perjalanan ini tidak akan mudah, banyak tantangan yang harus kita hadapi. Namun saya yakin, seluruh kader yang hadir memiliki semangat dan keyakinan yang sama bahwa PAN bisa tumbuh menjadi kekuatan politik yang semakin besar dan dihormati di tengah masyarakat Bandung Barat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jeje mengajak seluruh kader untuk mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi atau golongan. Ia menekankan bahwa keberhasilan partai hanya dapat dicapai melalui kerja sama tim dan semangat gotong royong yang tinggi.
“Saya mengajak seluruh kader untuk terus bersatu dan bergerak seirama. Tidak ada tempat untuk bergerak sendiri-sendiri. Siapa pun yang nanti ditetapkan sebagai pengurus DPC harus mengedepankan semangat berorganisasi dan menjunjung tinggi kepentingan partai di atas segalanya,” pesannya.
Sebagai kepala daerah sekaligus pemimpin partai di tingkat kabupaten, Jeje juga menekankan pentingnya kader yang memiliki integritas dan dedikasi tinggi. Ia berharap seluruh pengurus yang terpilih nantinya dapat menjadi teladan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di wilayah masing-masing.
Lebih lanjut, Jeje memaparkan agenda strategis yang akan dilaksanakan pasca Muscab ini. Menurutnya, musyawarah cabang hanyalah tahap awal, dan perjuangan sesungguhnya baru akan dimulai dengan memperkuat struktur hingga ke tingkat paling bawah.
“Setelah Muscab ini selesai, tugas kita justru semakin banyak. Dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan, kita akan melaksanakan musyawarah ranting di 165 desa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh pengurus DPC yang baru terbentuk agar segera melakukan konsolidasi internal dan menyiapkan kader-kader terbaik yang memiliki kapasitas untuk memimpin di tingkat ranting. Hal ini bertujuan agar PAN benar-benar hadir dan akrab di tengah masyarakat hingga ke pelosok desa.
“Kami meminta seluruh DPC segera menyusun langkah kerja dan menyiapkan kader terbaik untuk memimpin ranting. Kita harus memastikan struktur partai kuat dari hulu hingga hilir, sehingga PAN dapat hadir, mendengar, dan menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Jeje juga menegaskan bahwa upaya pemantapan organisasi ini sejalan dengan target besar yang telah dicanangkan oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, yaitu menjadikan PAN sebagai salah satu dari tiga partai politik terkuat di tingkat nasional. Menurutnya, target tersebut hanya dapat terwujud jika setiap tingkatan organisasi bekerja secara terstruktur, solid, dan saling mendukung.
“Target menjadi partai besar tidak akan tercapai hanya dengan ucapan, melainkan harus dibuktikan dengan kerja nyata. Apapun yang menjadi target pimpinan pusat, kita di daerah berkomitmen untuk mendukungnya dengan membangun infrastruktur partai yang kuat, solid, dan dekat dengan rakyat,” pungkas Jeje.
Kegiatan Muscab VI PAN Bandung Barat berlangsung secara demokratis dan kondusif, dihadiri oleh pengurus, kader, dan simpatisan partai dari berbagai kecamatan. Hasil musyawarah diharapkan melahirkan kepengurusan yang solid dan mampu membawa PAN Bandung Barat menuju pencapaian target yang telah ditetapkan.
Kaperwil. Jawa barat