Peduli Lingkungan, Kkn Posko 98 Dorong Desa Turitempel Kelola Sampah Melalui Bank Sampah

Peduli Lingkungan, Kkn Posko 98 Dorong Desa Turitempel Kelola Sampah M
21-Aug-2026 | sorotnuswantoro Demak

Demak — Mahasiswa KKN MIT-22 Posko 98 UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan Forum Demak Hijau menggelar sosialisasi pengadaan bank sampah bersama 27 kader PKK Desa Turitempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, di Aula Balai Desa Turitempel pada Kamis (21/8/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sekaligus mendorong pengadaan bank sampah sebagai salah satu upaya penanganan permasalahan sampah di tingkat desa.

Kegiatan diawali dengan seremonial berupa pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pemerintah Desa Turitempel sebelum memasuki sesi utama, yakni penyampaian materi mengenai pengelolaan sampah dan pengadaan bank sampah yang disampaikan oleh Sri Widayatuti dari Forum Demak Hijau.

Mahasiswa KKN MIT-22 Posko 98, Naila Syarifah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut berangkat dari kebutuhan desa dalam menangani persoalan sampah secara lebih menyeluruh. “Melihat salah satu kebutuhan desa yang belum bisa dilaksanakan secara menyeluruh, dengan ini kami ingin setidaknya para warga sadar akan pentingnya pengelolaan sampah di lingkungan,” ujarnya.

Sekretaris Desa Turitempel, Taufiq, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut dan berharap masyarakat dapat ikut terlibat dalam penanganan persoalan sampah di desa. “Kami mendukung penuh acara ini karena salah satu masalah di desa yang belum bisa kami tangani secara maksimal adalah sampah. Harapan kami masyarakat juga bergotong royong, sengkuyung bareng Pemerintah Desa menanggulangi hal tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Sri Widayatuti dari Forum Demak Hijau menjelaskan bahwa pengelolaan sampah perlu mendapat perhatian karena pembuangan sampah secara sembarangan dapat menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan dan kesehatan. “Sampah merupakan masalah yang sangat penting. Kalau dibuang sembarangan, pasti dampaknya banyak bagi lingkungan dan kesehatan. Kami di Forum Demak Hijau dan Dinas Lingkungan Hidup Demak mempunyai program bank sampah tersebut, makanya kami mengajak semua masyarakat Demak untuk mulai mengadakan bank sampah di setiap desa,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan khidmat hingga akhir acara. Melalui kolaborasi antara KKN MIT-22 Posko 98 UIN Walisongo, Forum Demak Hijau, dan Pemerintah Desa Turitempel, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan dan mewujudkan lingkungan desa yang lebih bersih dan sehat.

Tags