Gebyar Tunas Siliwangi 2026: Wadah Bakat Dan Karakter Generasi Emas Usia Dini Kab. Bandung Barat
BANDUNG BARAT — Upaya menyiapkan generasi unggul sejak usia dini terus didorong di Kabupaten Bandung Barat. Gebyar Tunas Siliwangi 2026 sukses digelar di Aula dan Selasar Masjid Agung Ash Shiddiq pada Kamis (10/9/2026), diikuti anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung Barat.
Suasana acara berlangsung meriah dan penuh keceriaan, memadukan unsur pendidikan dan hiburan melalui berbagai lomba serta penampilan kreatif anak-anak, mulai dari perlombaan, tarian, melukis, menggambar, hingga bernyanyi. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi, berkreasi, sekaligus membangun rasa percaya diri sejak dini.
Pembina Gebyar Tunas Siliwangi, Asep Erna, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan media pembelajaran untuk menanamkan nilai-nilai positif dan membentuk karakter anak sejak usia dini.
“Alhamdulillah pada prinsipnya hari ini, tanggal 10 September 2026, kita dapat melaksanakan Gebyar Tunas Siliwangi. Konsep kita adalah membangkitkan generasi emas usia dini, anak-anak PAUD yang ada di wilayah Kabupaten Bandung Barat,” ujar Asep Erna.
Rangkaian kegiatan yang digelar diharapkan menjadi wadah bagi anak untuk menunjukkan kemampuan dan bakatnya, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi tumbuh kembang mereka.
Sinergi Orang Tua, Pendidik, dan Masyarakat Kunci Pembentukan Karakter
Asep Erna menegaskan bahwa pembentukan generasi berkualitas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya lembaga PAUD, tetapi juga orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat. Kolaborasi yang kuat dinilai sangat penting agar proses pembentukan karakter dan jati diri anak dapat berjalan secara maksimal.
“Harapan kita, dengan terselenggaranya kegiatan ini, mudah-mudahan sinergitas antara pendidik, orang tua, juga murid dapat berakselerasi dengan baik dan maksimal ke depannya, sehingga jati diri anak bangsa dapat kita bina bersama,” katanya.
Ia menambahkan bahwa setiap anak sesungguhnya telah memancarkan potensi sejak usia dini, dan tinggal bagaimana seluruh elemen pendidik serta orang tua membangun sinergi agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.
“Cahaya-cahaya dari anak-anak ini sebenarnya sudah terpancarkan, tinggal bagaimana kita membangun sinergi saja antara pendidik dan seluruh elemen dari berbagai lembaga PAUD yang ada,” tuturnya.
Semangat Siliwangi sebagai Pemersatu
Gebyar Tunas Siliwangi 2026 terselenggara berkat kerja sama dengan unsur Kodam serta berbagai pihak terkait. Nama “Siliwangi” dipilih sebagai simbol semangat kebersamaan untuk mendorong kemajuan Kabupaten Bandung Barat.
“Kebetulan kita kerja sama mulai dari Kodam, dan di situ unsur-unsurnya ada. Sehingga nama tersebut adalah nama dari semangat yang akan kita bangun bersama untuk Bandung Barat,” ungkap Asep Erna.
Ke depan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan seremonial, melainkan terus berjalan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bandung Barat.
“Harapan ke depan, mudah-mudahan kegiatan ini senantiasa berjalan dan tiap tahun Insyaallah akan kita laksanakan,” pungkasnya.
Melalui Gebyar Tunas Siliwangi 2026, terbangun pula upaya bersama dalam menanamkan karakter dan semangat kebangsaan sejak usia dini. Dengan dukungan penuh orang tua, pendidik, lembaga PAUD, dan masyarakat, potensi anak-anak di Kabupaten Bandung Barat diharapkan terus berkembang menjadi bekal berharga bagi masa depan daerah dan bangsa.