Jogo Tulung Agung Plt Bupati Tekankan Integritas Pejabat Serta Solusi Pembangungunan Di Pagerwojo
“Jogo Tulungagung”, Plt. Bupati Tekankan Integritas Pejabat serta Solusi Pembangunan di Pagerwojo
Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus memperkuat sinergi dengan masyarakat hingga tingkat desa. Melalui kegiatan ” Sinergitas JOGO TULUNGAGUNG” yang digelar di Kantor Kecamatan Pagerwojo pada Minggu pagi (20/09/2026). PanduanKota & Daerah
Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, SM., MM., hadir langsung untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menyampaikan arahan strategis terkait tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri juga Plt. Kepala DPMD Tulungagung, jajaran Forkopimcam, Camat Pagerwojo Wahyu Yuniarko, S.E., M.A.P., Kapolsek, Danramil, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Pagerwojo, tokoh agama, serta perwakilan organisasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Pagerwojo Wahyu Yuniarko, menyampaikan tingginya semangat gotong royong warga yang berhasil melakukan perbaikan jalan secara swadaya hingga wilayah perbatasan Kabupaten Trenggalek.
Namun, ia juga menyampaikan usulan dari para kepala desa mengenai penanganan sejumlah titik jalan poros yang masih rusak di wilayah Sidomulyo, Segawe, hingga Gambiran agar dapat didukung melalui penganggaran APBD Kabupaten Tulungagung. PanduanKota & Daerah
Selain itu, mengingat Pagerwojo merupakan sentra peternakan sapi perah, Camat Pagerwojo mengusulkan alih fungsi aset lahan kosong Pemkab di depan kantor kecamatan untuk dibangun menjadi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) pada tahun 2027.
Di samping usulan fisik, Pagerwojo juga mencatatkan rekam jejak kondusivitas yang sangat baik dengan nol kasus kerusuhan dan aksi unjuk rasa.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin menyambut positif berbagai inisiatif warga dan menegaskan komitmen Pemkab untuk mengakomodasi usulan pembangunan desa melalui regulasi resmi.
Selain itu terkait pemerataan pembangunan di kabupaten Tulungagung, Plt Bupati juga menyampaikan program “satu desa satu program”, yang mana program tersebut harus masuk dalam mekanisme Musrenbangdes dan Musrenbangcam agar tertib secara administrasi dan tidak menjadi temuan hukum di kemudian hari. PanduanKota & Daerah
Lebih lanjut, Plt. Bupati menekankan hakikat peran pejabat pemerintah dari tingkat RT, RW, Kepala Desa, Camat, hingga Bupati sebagai pelayan dan pengabdi masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran untuk peka terhadap kebutuhan warga serta aktif menjaga ketenteraman lingkungan melalui gerakan Jogo Tulungagung hingga Jogo Desa.
Di bidang sosial dan pendidikan, H. Ahmad Baharudin menginstruksikan para Kepala Desa dan tokoh masyarakat untuk mendata anak-anak usia sekolah yang putus sekolah agar segera diberikan solusi pendampingan.
Menurutnya, pendidikan dan pembentukan akhlak adalah kunci utama mencegah potensi gangguan ketertiban dan menyiapkan masa depan daerah yang lebih cerah.
(FRN)