Desil Warga Naik, Paguyuban Kades Audiensi Dengan Dprd Demak

Desil Warga Naik, Paguyuban Kades Audiensi Dengan Dprd Demak
25-Oct-2026 | sorotnuswantoro Biro Demak Jateng

DESIL WARGA NAIK, PAGUYUBAN KADES AUDIENSI DENGAN DPRD DEMAK

DEMAK, sorotnuswantoro.com - Perubahan data kesejahteraan warga bikin gaduh di desa. Para kades mengaku jadi sasaran keluhan warga yang mengira Pemdes yang menentukan desil penerima bantuan.

Hal itu disampaikan Paguyuban Kepala Desa Demang Bintoro saat audiensi dengan DPRD Demak di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Demak, Senin (12/10/2026).

Ketua Paguyuban Demang Bintoro, Rifai'i, bersama 15 kades menyampaikan, perubahan desil berdampak pada akses bansos seperti PKH, PIP, bantuan beras, dan PBI Jaminan Kesehatan.

"Aturan desil berubah-ubah, data lama masih dipakai dan tidak sesuai kondisi warga sekarang. Sosialisasi juga belum merata di kecamatan," ujar Rifai'i.

Ia meminta data diperbarui total sebelum jadi acuan bansos 2026 dan ada penjelasan menyeluruh ke masyarakat.

BPS: Desil Dinilai Secara Nasional.

Perwakilan BPS Demak, Sucipto, menjelaskan desil adalah pemeringkatan relatif yang membagi penduduk Indonesia dalam 10 kelompok kesejahteraan. Pemeringkatan dilakukan secara nasional, bukan per kabupaten.

"Desil bersifat relatif dan dinamis, bisa berubah ikut pembaruan data," jelasnya.

DTSEN mengintegrasikan DTKS dan P3KE. BPS mengakui masih ada data yang tidak sesuai kondisi di lapangan.

Sementara Plt Kadinsos Demak, Amir Mahmud, menyebut pihaknya sudah fasilitasi pelatihan operator desa pada 29-30 September 2026.

Audiensi dihadiri Ketua DPRD Demak Zayinul Fata, Bulog, Dinas Pertanian, dan anggota Paguyuban Demang Bintoro.

Paguyuban berharap ada kejelasan mekanisme, sosialisasi merata, dan koordinasi pusat-daerah-desa agar bansos tepat sasaran dan tidak tertahan di kantor desa.

( Windi )

Tags